1. Membentuk dan melatih Dewan Pengarah ISO 9000
2. Evaluasi dan pilih registar
3. Pilih penanggung jawab kualitas
4. Menata prosedur
5. Masing-masing departemen menyusun buku pegangan kualitas
6. Menetapkan standart dokumen
7. Membukukan pegangan kualitas
8. Memelihara catatan dan dokumentasi
9. Mendidik anggota organisasi tentang ISO 9000
10. Membentuk tim kualitas ISO pada masing masing bidang.
11. Menciptakan suatu sistim untuk memperbarui prosedur
12. Mengembangkan tindakan perbaikan untuk ketidaksesuaian
13. Membentuk dan melatih auditor internal Berkala
14. Penilaian akhir
Tampilkan postingan dengan label Mendapatkan ISO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mendapatkan ISO. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 Desember 2011
Kamis, 01 Desember 2011
Persiapan dan implementasi
Tahap ini merupakan tahap persiapan dokumen dan program kerja serta pelaksanaan implementasinya. pada tahap ini ada beberapa elemen yang harus diperhatikan yaitu:
a. Kebijakan K3 dan dampak lingkungan dan kepemimpinannya yang di jabarkan dalam Manual OHSAS 18001 & ISO 14001
b. Organisasi
Pembentukan organisasi dimaksudkan agar tercipta suatu gambaran dan penjabaran kerja seluruh komponen organisasi dalam partisipasi dan hubungannya dalam pencapaian tujuan, pelaksanaan dan peningkatan proses dan Organisasi juga harus membuat mekanisme komunikasi, partisipasi dan konsultasi pada setiap pihak yang terkait dengan pelaksanaan K3 dan dampak lingkungan
c. Legal complian yang menjadi titik tolak prosedur proses peraturan K3 dan dampak lingkungan di lingkungan kerja, yakni:
• Ijin Operasional Forklif
• Iji n Operasional Crane
• Ijin Operasional Genset
• Ijin Opersional Penangkal Petir
• Ijin Operasional Instalansi Listrik
• Ijin Opersional Bejana Tekan
• Ijin SIO Forklif
• Ijin SIO Crane
Berbagai Pengukuran sebagai indikator kesesuain K3 dan dampak lingkungan :
• Pengukuran ISSB
• Pengukuran Getaran
• Pengukuran Pencahayaan
• Pengukuran Kebisingan
• Pengukuran Kebauan
• Pengukuran emisi (cerobong, kendaraan)
• Tempat TPS LB3 & Ijin
• UKL/UPL/Amdal
• Pengukuran air
• Medical Chek Up
d. Tujuan dan target K3 dan dampak lingkungan ditetapkan untuk jangka pendek, menengah dan
jangka panjang, serta berkelanjutan, diterapkan dan dievalusi.
e.panduan sistim K3 dan dampak lingkungan berupa :
• SOP
• WI
• Flow Chart
• Form
• HIRADC
• dokumentasi,
f. pengendalian operasional , Setiap proses selalu melibatkan unsur: Personel, Peralatan, Material, Metode, Lingkungan kerja. Dari unsur-unsur tersebut di perlukan suatu pengendalian operasional yang mencakup pemantauan, persiapan,pembelian materi, pengaturan dan pengawasan agar setiap kegiatan proses memenuhi persyaratan K3 dan lingkungan.
g. pemeriksaan dan tindakan pencegahan investigasi dan tindakan perbaikan
Dari hasil pengendalian operasional maka aktivitas proses akan diketahui apakah sesuai atau tidak sesuai dengan syarat K3 dan dampak lingkungannya sehingga bila ditemukan ketidaksesuaian maka diperlukan prosedur dan tindakan untuk ini.
h. Tindakan darurat
Adalah kesiapan dan kesigapan organisasi dalam menghadapi keadaan bahaya akibat ketidak sesuaian dengan K3 dalam bentuk
• Pendirian Poliklinik
• Pembentukan P2 K3
• Team Emergency Respon
• Simulasi emergency
• Kotak P3K
• APAR/Hydrant
i. Pengendalian catatan audit dan tinjauan manajemen
Catatan dibuat dan pelihara untuk memperlihatkan kesesuaian dengan persyaratan sistim K3 dan dampak lingkungan dan capaian yang telah diperoleh serta kendala yang ada. Harus dibuat dikelola dengan syarat terlacak, teridentifikasi, dan terbaca
Tinjauan manajemen dilakukan untuk menjamin kesesuaian, kecukupan dan keefektifannya termasuk peningkatan dan perubahan sistim K3 dan dampak lingkungan
a. Kebijakan K3 dan dampak lingkungan dan kepemimpinannya yang di jabarkan dalam Manual OHSAS 18001 & ISO 14001
b. Organisasi
Pembentukan organisasi dimaksudkan agar tercipta suatu gambaran dan penjabaran kerja seluruh komponen organisasi dalam partisipasi dan hubungannya dalam pencapaian tujuan, pelaksanaan dan peningkatan proses dan Organisasi juga harus membuat mekanisme komunikasi, partisipasi dan konsultasi pada setiap pihak yang terkait dengan pelaksanaan K3 dan dampak lingkungan
c. Legal complian yang menjadi titik tolak prosedur proses peraturan K3 dan dampak lingkungan di lingkungan kerja, yakni:
• Ijin Operasional Forklif
• Iji n Operasional Crane
• Ijin Operasional Genset
• Ijin Opersional Penangkal Petir
• Ijin Operasional Instalansi Listrik
• Ijin Opersional Bejana Tekan
• Ijin SIO Forklif
• Ijin SIO Crane
Berbagai Pengukuran sebagai indikator kesesuain K3 dan dampak lingkungan :
• Pengukuran ISSB
• Pengukuran Getaran
• Pengukuran Pencahayaan
• Pengukuran Kebisingan
• Pengukuran Kebauan
• Pengukuran emisi (cerobong, kendaraan)
• Tempat TPS LB3 & Ijin
• UKL/UPL/Amdal
• Pengukuran air
• Medical Chek Up
d. Tujuan dan target K3 dan dampak lingkungan ditetapkan untuk jangka pendek, menengah dan
jangka panjang, serta berkelanjutan, diterapkan dan dievalusi.
e.panduan sistim K3 dan dampak lingkungan berupa :
• SOP
• WI
• Flow Chart
• Form
• HIRADC
• dokumentasi,
f. pengendalian operasional , Setiap proses selalu melibatkan unsur: Personel, Peralatan, Material, Metode, Lingkungan kerja. Dari unsur-unsur tersebut di perlukan suatu pengendalian operasional yang mencakup pemantauan, persiapan,pembelian materi, pengaturan dan pengawasan agar setiap kegiatan proses memenuhi persyaratan K3 dan lingkungan.
g. pemeriksaan dan tindakan pencegahan investigasi dan tindakan perbaikan
Dari hasil pengendalian operasional maka aktivitas proses akan diketahui apakah sesuai atau tidak sesuai dengan syarat K3 dan dampak lingkungannya sehingga bila ditemukan ketidaksesuaian maka diperlukan prosedur dan tindakan untuk ini.
h. Tindakan darurat
Adalah kesiapan dan kesigapan organisasi dalam menghadapi keadaan bahaya akibat ketidak sesuaian dengan K3 dalam bentuk
• Pendirian Poliklinik
• Pembentukan P2 K3
• Team Emergency Respon
• Simulasi emergency
• Kotak P3K
• APAR/Hydrant
i. Pengendalian catatan audit dan tinjauan manajemen
Catatan dibuat dan pelihara untuk memperlihatkan kesesuaian dengan persyaratan sistim K3 dan dampak lingkungan dan capaian yang telah diperoleh serta kendala yang ada. Harus dibuat dikelola dengan syarat terlacak, teridentifikasi, dan terbaca
Tinjauan manajemen dilakukan untuk menjamin kesesuaian, kecukupan dan keefektifannya termasuk peningkatan dan perubahan sistim K3 dan dampak lingkungan
Tahap penilaian kinerja proses K3 dan dampak lingkungan
Tahap ini merupakan tahap penilaian terhadap sistim yg telah diterapkan mencakup penilaian, dokumentasi, verifikasi penerapan dan tindakan perbaikan/ pencegahan yang diperlukan.
Dengan tujuan agar dapat:
a. Menentukan apakah sistim K3 dan dampak lingkungan: sesuai dengan persyaratan OHSAS, diterapkan dan dipelihara, diketahui efektifiitas dalam memenuhi tujuan organisasi
b. Memberi informasi kepada pihak manajemen sebagai bahan menentukan kebijakan
Dengan tujuan agar dapat:
a. Menentukan apakah sistim K3 dan dampak lingkungan: sesuai dengan persyaratan OHSAS, diterapkan dan dipelihara, diketahui efektifiitas dalam memenuhi tujuan organisasi
b. Memberi informasi kepada pihak manajemen sebagai bahan menentukan kebijakan
Minggu, 27 November 2011
Identifikasi
Analisa identifikasi terhadap tingkat kecukupan terhadap sistim dan fasilitas. Evaluasi proses organisasi, pemeriksaan terhadap prosedur yang ada, analisa tingkat permasalahan dan kendala pada masa lalu dan peraturan atau perundangan yang berlaku. Hal ini dijabarkan dalam kegiatan :
• Awareness Training
• Introduction ISO (18001, 14001, 22000)
• Interprestasi ISO (18001, 14001,22000)
• ISO Requirement
• Internal audit
• Awareness Training
• Introduction ISO (18001, 14001, 22000)
• Interprestasi ISO (18001, 14001,22000)
• ISO Requirement
• Internal audit
Langganan:
Postingan (Atom)