Selasa, 05 Mei 2015
Senin, 12 Desember 2011
Pertanyaan seputar ISO 9000
Pertanyaan 1.
Bagian pemasaran kami mengiklankan bahwa produk kami bersertifikat ISO. Apakah ada
yang salah dengan hal tersebut?
Ya, Sertifikasi seri ISO 9000 adalah untuk proses kualitas, bukan produknya
Pertanyaan 2.
Setelah memperoleh sertifikasi ISO 9000, apakah perlu memperbarui proses dan
prosedur kami?
Perlu, Registar akan mengaudit kepatuhan ISO 9000 setiap enam bulan, Sertifikat
berlaku setiap tiga tahun.
Pertanyaan 3.
Untuk memperbesar peluang memperoleh sertifikat, apakah perlu membuat buku
pegangan kualitas yang tebal
Tidak, lebih banyak tidak selalu lebih baik. Pengujian mendasar adalah: apakah pekerjaan
dilakukan seperti apa yang di tulis
Pertanyaan 4.
Apakah perlu melakukan audit internal praktis sebelum kunjungan registar kami untuk
melakukan audit akhir?
Ya, jika diminta maka registar akan melakukan prapenilaian terhadap fasilitas yang ada,
hal ini adalah gagasan yang baik karena akan memberi gambaran apa yang akan dinilai registar
Pertanyaan 5.
Apa yang dilakukan jika melihat perusahaan pemasok yang sudah bersertifikat ISO 9000
tidak mengikuti kebijakan internal?
Secara diplomatis sampaikan kepada pimpinan kalau ada masalah, jika tidak ada
perubahan dan tampak serius beritahukan registar
Pertanyaan 6.
Samakah ISO 9000 dengan Malcolm Baldrige Nasional Quality Award
Ada 5 katagori yang sama mengenai jaminan kualitas, jika ingin mendapatkan Malcolm
Baldrige Nasional Quality Award, dapatkan ISO 9000
Pertanyaan 7.
Apakah ISO 9000 merupakan hambatan dagang Eropa?
Selalu ada kemungkinan UU perdagangan Eropa mensyaratkan itu Jika menjalankan
bisnis ke seluruh dunia terkhusus Eropa sangat penting untuk memperoleh ISO 9000.
Hal yang terpenting adalah bagaimana tidak ketinggalan pasar dan pelanggan.
Pertanyaan 8.
Perusahaan pelanggan kami sedang mempertimbangkan untuk memperoleh sertifikat
ISO 9000. Apa sebaiknya yang dilakukan?
Merencanakan ISO 9000 adalah hal yang baik untuk kepentingan sendiri, Saat
perusahaan-perusahaan memperoleh sertifikat, mereka cenderung menginginkan
sertifikasi dari pemasok mereka
Jumat, 09 Desember 2011
Peraturan Pangan
2 Criteria and Guidelines for Assessment Food Products >SK Head of BPOM
3 Unsafe Coloring Agent >Kep. Dirjen POM 00386/C/SK/II/1990 regarding Changes in
4 Food Additive>Permenkes No. 1168/Menkes/Per/X/1999 regarding changes of Permenkes No. 722/Menkes/Per/IX/1988
10 Food Safety, Food Quality and Food Nutrition>PP RI No. 28 - 2004
13 For Irradiation >PERMENKES no. 826/MEN.KES/PER/XII/1987
14 Maximum Pesticide residue in food >SKB MENKES-MENTAN no.
15 Syarat-2 dan pengawasan kualitas air minum >Kep Menkes RI no.
17 Sistem analisa bahaya & pengendalian titik kritis (Hazard analysis critical control point – HACCP) serta pedoman penerapannya >SNI 01-4852-1998
18 Kodeks Makanan Indonesia >BPOM 2001
19 Cara Produksi Makanan yg Baik > BPOM 1996
20 Kumpulan per UU Bidang Makanan & Minuman >BPOM 1998
21 Persyaratan teknis AMDK> KepMenPerindag 705/MPP/Kep/11/2003
22 Syarat-2 kualitas air minum KepMen RI 907/Menkes/VII/2002
23 Persyaratan penggunaan bahan tambahan pangan pemanis buatan dalam produk pangan SK Kepala BPOM no. HK.00.05.5.1.457 th 2004
24 Batas maksimum kadar kafein>KepalaBPOM No. HK.00.05.23.3644
26 Label dan Iklan pangan>PP No. 28 th 2004
Kamis, 08 Desember 2011
14 langkah sertifikasi iso 9000
2. Evaluasi dan pilih registar
3. Pilih penanggung jawab kualitas
4. Menata prosedur
5. Masing-masing departemen menyusun buku pegangan kualitas
6. Menetapkan standart dokumen
7. Membukukan pegangan kualitas
8. Memelihara catatan dan dokumentasi
9. Mendidik anggota organisasi tentang ISO 9000
10. Membentuk tim kualitas ISO pada masing masing bidang.
11. Menciptakan suatu sistim untuk memperbarui prosedur
12. Mengembangkan tindakan perbaikan untuk ketidaksesuaian
13. Membentuk dan melatih auditor internal Berkala
14. Penilaian akhir
Jumat, 02 Desember 2011
Tanda komitmen keselamatan kerja

Manajemen juga perlu memasang papan pengumuman sebagai komitmen terhadap keselamatan kerja. Papan tersebut dipasang di halaman depan.
Informasi tata tertib


Kamis, 01 Desember 2011
Tahap penilaian kinerja proses K3 dan dampak lingkungan
Dengan tujuan agar dapat:
a. Menentukan apakah sistim K3 dan dampak lingkungan: sesuai dengan persyaratan OHSAS, diterapkan dan dipelihara, diketahui efektifiitas dalam memenuhi tujuan organisasi
b. Memberi informasi kepada pihak manajemen sebagai bahan menentukan kebijakan
Persiapan dan implementasi
a. Kebijakan K3 dan dampak lingkungan dan kepemimpinannya yang di jabarkan dalam Manual OHSAS 18001 & ISO 14001
b. Organisasi
Pembentukan organisasi dimaksudkan agar tercipta suatu gambaran dan penjabaran kerja seluruh komponen organisasi dalam partisipasi dan hubungannya dalam pencapaian tujuan, pelaksanaan dan peningkatan proses dan Organisasi juga harus membuat mekanisme komunikasi, partisipasi dan konsultasi pada setiap pihak yang terkait dengan pelaksanaan K3 dan dampak lingkungan
c. Legal complian yang menjadi titik tolak prosedur proses peraturan K3 dan dampak lingkungan di lingkungan kerja, yakni:
• Ijin Operasional Forklif
• Iji n Operasional Crane
• Ijin Operasional Genset
• Ijin Opersional Penangkal Petir
• Ijin Operasional Instalansi Listrik
• Ijin Opersional Bejana Tekan
• Ijin SIO Forklif
• Ijin SIO Crane
Berbagai Pengukuran sebagai indikator kesesuain K3 dan dampak lingkungan :
• Pengukuran ISSB
• Pengukuran Getaran
• Pengukuran Pencahayaan
• Pengukuran Kebisingan
• Pengukuran Kebauan
• Pengukuran emisi (cerobong, kendaraan)
• Tempat TPS LB3 & Ijin
• UKL/UPL/Amdal
• Pengukuran air
• Medical Chek Up
d. Tujuan dan target K3 dan dampak lingkungan ditetapkan untuk jangka pendek, menengah dan
jangka panjang, serta berkelanjutan, diterapkan dan dievalusi.
e.panduan sistim K3 dan dampak lingkungan berupa :
• SOP
• WI
• Flow Chart
• Form
• HIRADC
• dokumentasi,
f. pengendalian operasional , Setiap proses selalu melibatkan unsur: Personel, Peralatan, Material, Metode, Lingkungan kerja. Dari unsur-unsur tersebut di perlukan suatu pengendalian operasional yang mencakup pemantauan, persiapan,pembelian materi, pengaturan dan pengawasan agar setiap kegiatan proses memenuhi persyaratan K3 dan lingkungan.
g. pemeriksaan dan tindakan pencegahan investigasi dan tindakan perbaikan
Dari hasil pengendalian operasional maka aktivitas proses akan diketahui apakah sesuai atau tidak sesuai dengan syarat K3 dan dampak lingkungannya sehingga bila ditemukan ketidaksesuaian maka diperlukan prosedur dan tindakan untuk ini.
h. Tindakan darurat
Adalah kesiapan dan kesigapan organisasi dalam menghadapi keadaan bahaya akibat ketidak sesuaian dengan K3 dalam bentuk
• Pendirian Poliklinik
• Pembentukan P2 K3
• Team Emergency Respon
• Simulasi emergency
• Kotak P3K
• APAR/Hydrant
i. Pengendalian catatan audit dan tinjauan manajemen
Catatan dibuat dan pelihara untuk memperlihatkan kesesuaian dengan persyaratan sistim K3 dan dampak lingkungan dan capaian yang telah diperoleh serta kendala yang ada. Harus dibuat dikelola dengan syarat terlacak, teridentifikasi, dan terbaca
Tinjauan manajemen dilakukan untuk menjamin kesesuaian, kecukupan dan keefektifannya termasuk peningkatan dan perubahan sistim K3 dan dampak lingkungan
Tahap penilaian kinerja proses K3 dan dampak lingkungan
Dengan tujuan agar dapat:
a. Menentukan apakah sistim K3 dan dampak lingkungan: sesuai dengan persyaratan OHSAS, diterapkan dan dipelihara, diketahui efektifiitas dalam memenuhi tujuan organisasi
b. Memberi informasi kepada pihak manajemen sebagai bahan menentukan kebijakan
Minggu, 27 November 2011
Identifikasi
• Awareness Training
• Introduction ISO (18001, 14001, 22000)
• Interprestasi ISO (18001, 14001,22000)
• ISO Requirement
• Internal audit
Kamis, 24 November 2011
Jasa pendampingan dan pemeliharaan ISO 9001, 18001, 14001, 22000 yang meliputi:
o Pemantauan kelengkapan dokumentasi
o Pemantauan pencapaian sasaran mutu
o Pemantauan corrective action
o Identifikasi potensi ketidak-sesuaian dan penyusunan preventive action
Program ini berupa kegiatan observasi, wawancara, dan pemeriksaan dokumen.
Tujuan utama dari program pendampingan ini adalah memastikan tetap terpenuhinya berbagai persyaratan dari kesesuaian standartisasi secara efektif dan efisien, sehingga perusahaan akan tetap bisa mempertahankan sertifikat yang telah diperoleh dari Badan Sertifikasi.
Konsultan ISO 14001 ( Sistem Manajemen Lingkungan )
Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 sebagai standar internasional dibuat untuk mendukung proteksi lingkungan dan pencegahan pencemaran, dan memenuhi kebutuhan sosial ekonomi. Perkembangan industri yang pesat telah menyebabkan krisis lingkungan dan energi. Bermula dari dampak industri inilah maka organisasi dan industri dituntut berperan terlibat dalam konservasi lingkungan. Berdasarkan kondisi ini, maka tuntutan peraturan dunia terhadap pertanggungjawaban organisasi dan industri dalam pengelolaan lingkungan menjadi meningkat. Konservasi lingkungan telah menjadi tuntutan dari pelanggan negara maju yang secara sadar melihat pentingnya perlindungan terhadap lingkungan dilaksanakan sejak dini untuk meminimalkan kerusakan lingkungan di masa depan, maka berdasarkan kesepakatan international pada tahun 1996 International Organization for Standardization meluncurkan suatu standard untuk mengelola lingkungan secara professional di dalam organisasi dan industri, standart tersebut disebut Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:1996. Selanjutnya pada tahun 2003 dilakukan revisi terhadap system tersebut dan diluncurkan pada tahun 2004. Standard tersebut untuk selanjutnya disebut ISO 14001:2004.
Keuntungan penerapan ISO 14001 adalah :
o Menurunkan potensi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan
o Memperbaiki tingkat pemenuhan (compliance) peraturan,
o Dapat menekan biaya produksi; penghematan energi
o Dapat mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja
o Motivasi pekerja meningkat
o Langkah menuju pembangunan yang berkelanjutan
Manfaat ISO 14001 ( Sistem Manajemen Lingkungan )
Secara umum manfaat dari penerapan sistim manajmen lingkungan adalah
o Memberikan kerangka kerja dan panduan bagi organisasi dalam upaya mencegah pencemaran lingkungan
o Meningkatkan citra organisasi dimata publik dan pihak-pihak yang berkepentingan (pemerintah, pelanggan)
o Memperluas Peluang pasar dengan terpenuhinya syarat sertifikasi manajemen lingkungan
o Meningkatkan social responsibility
Dari hasil penelitian Badan Standardisasi Nasional manfaat penerapan ISO 14001 maka perusahan mengalami peningkatan proses efisiensi (17%). pemenuhan peraturan (7%). Manfaat kinerja manajemen/moral kerja (17%), meningkatkan kepuasan konsumen (12%), dan meningkatkan penjualan (7%). Dari hasil tersebut maka penerapan ISO 14001 menjadi penting bagi kemajuan perusahaan, maka kami hadir untuk menjadi jembatan agar para klien dan perusahaan memperoleh sertifikasi ini serta memeliharanya.
Bidang layanan kami untuk kebutuhan ISO 14001:2004. adalah :
a. Traning dan wokshop dengan materi :
o Pengenalan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001
o Pemahaman persyaratan SML ISO 14001
o Pemahaman langkah-langkah pembentukan dan pengembangan SML ISO 14001
o Pemahaman pengimplementasian SML pada perusahaan
o Penerapan SML melalui langkah praktis dan studi kasus
b. Jasa Kami dalam persiapan sertifikasi ISO 14001:2004 :
o Pre-audit Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001, termasuk rekomendasi perbaikan yang diperlukan
o Training Road Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001 kepada seluruh karyawan dan pelatihan Dokumentasi dan kesiagaan tanggap darurat.
o Membuat perencanaan terinci tentang pemantauan, penataan dan pengendalian dokumen
o Internal audit Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001
o Fase final assessment OHSAS 18001, Konsultan OHSAS akan mendampingi Perusahaan pada saat Badan Sertifikasi mengaudit sistem yang berjalan.
Konsultan ISO 22000 (Manajemen Keamanan Pangan)
Sekilas tentang Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000
Dalam industri makanan diperlukan suatu sistim manajemen untuk menjamin keamanan pangan atau sampai batas yang dapat diterima, lingkungan yang higienis disepanjang rantai produksi, penentuan batas-batas kritis yang perlu pengawasan dan penanganan.
Food Safety Management Systems (Sistem-Sistem Manajemen Keamanan Makanan) berdasarkan ISO 22000 membantu organisasi untuk menatalaksana risiko-risiko yang berkaitan dengan makanan. Sistem-sistem manajemen tersebut perlu memperhitungkan tidak saja peraturan dasar makanan dan praktek-praktek tempat kerja yang dapat diterima, tetapi juga meliputi rencana-rencana kemungkinan untuk terjadinya krisis seperti penarikan kembali produk. Semua jenis praktek tersebut membentuk dasar suatu Food Safety Management System.
Keuntungan ISO 22000 :
o Terciptanya keamanan pangan pada penggunaan produk akhir
o Terpeliharanya lingkungan hygienis sepanjang rantai produksi yang menghasilkan produk makanan yang aman dikonsumsi
o Adanya manajemen pengendalian batas kritis yang terukur, dan dapat diterima
o Adanya manajemen keamanan pangan dan dokumentasi yang memenuhi kesesuaian dengan kebijakan keamanan pangan
Manfaat dari ISO 22000 :
o Mengurangi ongkos-ongkos operasional melalui peningkatan berkesinambungan dari proses-proses yang dilalui yang berakibat pada efisiensi-efisiensi operasional
o Efisiensi-efisiensi operasional dengan mengintegrasikan bagian awal dari HACCP dengan filsafat ISO 9001 berupa Rencana tindakan periksa lakukan mengenai peningkatan efektifitas dari Sistem
o Meningkatkan hubungan dengan pihak-pihak yang berkepentingan termasuk para karyawan, pelanggan dan rekanan
o Persyaratan kepatuhan hukum dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh penting pada suatu organisasi dan para pelanggan anda dan kebenaran pengujian produk melalui audit internal dan tinjauan-tinjauan manajemen
o Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko dengan konsistensi dan kemampu-telusuran produk dari yang diproduksi
o Tercapainya kepercayaan masyarakat terhadap bisnis yang dijalankan dibuktikan dengan adanya verifikasi pihak ketiga yang independen pada standar yang diakui
o Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak bisnis khususnya spesifikasi pengadaan yang memerlukan sertifikasi sebagai suatu persyaratan sebagai rekanan
o Kepuasan pelanggan melalui pengiriman produk yang secara konsisten memenuhi persyaratan pelanggan termasuk kendali mutu, keamanan dan kepatuhan hukum
a. Traning dan wokshop dengan materi :
o Pengenalan Sistem Manajemen Keamanan Pangan
o Pemahaman persyaratan ISO 22000
o Pemahaman dan langkah-langkah HCCP
o Pemahaman pengimplementasian pada perusahaan
o Penerapan Manajemen Keamanan Pangan melalui langkah praktis dan studi kasus
b. Jasa penyiapan sertifikasi ISO 2200 yang meliputi
o Melakukan evaluasi dan gap analisa kondisi yang sudah ada dengan sistem manajemen kemanan pangan ISO 22000:2005 untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dikembangkan dan diperbaiki berdasarkan sistem tersebut (termasuk kelayakan dasar)
o Pembentukan Tim ISO 22000:2005 (kompetensi dan komposisi)
o Setting Tanggung Jawab Manajemen (policy, dokumen/record control, struktur,TW, komunikasi dan Manajemen review)
o Perencanaan proses purchasing dan planning, emargency preparedness and respons, Prerequiste Program/PRP (GMP,SSOP dan PH) dan OPRP, Deskripsi produk dan identifikasi intended use, flow diagram dan verifikasinya, analisa bahaya untuk setiap step flow diagram dan pengendaliannya, tindakan koreksi, prosedure verifikasi dan validasi,record keeping
o Menetapkan CCP, critical limit dan pengendaliannya
o Finalisasi dokumentasi dan penerapan ISO 22000
o Pelaksanaan Internal Audit
o Pelaksanaan Tindakan Perbaikan/Pencegahan
Konsultan ISO 18001:2007 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
Di Indonesia Peraturan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mewajibkan setiap perusahaan menerapkan SMK3 dan memiliki personel yang kompeten untuk mengelola dan menerapkan SMK3 di perusahaan. Dengan demikian Isu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) telah menjadi isu yang penting bagi dunia usaha. Di tahun 2007, salah satu standar Internasional tentang SMK3 diterbitkan dengan nama Ocupational Health Safety Assesment Series (OHSAS 18001:2007). Sertifikasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja OHSAS 18001:2007 telah berkembang menjadi persyaratan bagi pelanggan dan menjadi kebutuhan bagi manajemen perusahaan untuk meminimalisasi kehilangan (loss) akibat terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Tujuan penerapan OHSAS 18001 adalah untuk mengurangi dan mencegah kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan cidera atau kerugian materi dan sekaligus memberikan perlindungan kepada karyawan.
Keuntungan penerapan OHSAS 18001 adalah :
o Dapat mencegah angka kecelakaan kerja.
o Adanya pengendalian manajemen resiko yang terukur
o Mengurangi biaya operasional dan lost time akibat kecelakaan, penurunan kesehatan kerja,
o Menekan biaya kesehatan akibat kerja dan kompensasi
o Meningkatkan produktifitas
Manfaat penerapan ISO 18001: 2007
o Kepuasan pelanggan karena gangguan produksi dapat ditekan,
o Persyaratan kepatuhan hukum
o Kepercayaan masyarakat dan dunia bisnis akan usaha yang dijalankan
o Meraih peluang bisnis lebih luas – khususnya spesifikasi pengadaan yang memerlukan sertifikasi sebagai suatu persyaratan sebagai rekanan
o Meningkatkan hubungan dan kerjasama baik secara internal dan eksternal perusahaan akan kepedulian kesehatan dan keselamatan kerja
o Loyalitas, prestasi dan target karyawan meningkat
Bidang layanan kami untuk kebutuhan OHSAS 18001:2007 adalah :
a. Pelatihan dan training, yaitu bertujuan agar peserta :
o Memahami persyaratan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan SMK3/OHSAS 18001:2007
o Mampu melakukan gap analysis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perusahaan
o Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Dengan Materi :
o Dasar – dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
o Maksud dan Tujuan SMK3/OHSAS 18001:2007
o Pengenalan dan interpretasi Sistem Manajemen SMK3/OHSAS 18001:2007
o Metode Penyusunan SMK3
o Mengelola Kinerja SMK3 di tempat kerja
o Hazard Identification and Risk Assessment
o Implementasi dan Sertifikasi SMK3
b. Jasa Kami dalam penyiapan sertifikasi ISO 18001
o Pre-audit Sistem Keselamatan dan Kesehatan kerja yang berisi ketidaksesuaian Sistem Manajemen K3 perusahaan terhadap standard OHSAS 18001, termasuk rekomendasi perbaikan yang diperlukan
o Training Road Map to OHSAS 18001
o Perencanaan training OHSAS 18001 kepada seluruh karyawan dan pelatihan Dokumentasi ISO 18001
o Membuat perencanaan terinci mengenai area penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja. Program fasilitasi akan diberikan dalam mengembangkan Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja berdasarkan standard OHSAS 18001.
o Internal audit OHSAS 18001.
o Fase final assessment OHSAS 18001, Konsultan OHSAS akan mendampingi Perusahaan pada saat Badan Sertifikasi mengaudit sistem yang berjalan.
Konsultan ISO 9001 ( Sistem Manajemen Mutu )
ISO 9001 mengatur bagaimana sistem manajemen harus dilakukan oleh suatu organisasi untuk bisa menjamin mutu produknya, baik barang (goods) maupun jasa (service) , agar mutu produk tersebut sesuai dengan persyaratan pelanggan, atau persyaratan lain, maupun sesuai standard mutu yg telah ditetapkan organisasi yang bekompeten. ISO 9001:2008 berisi standart / elemen yang memungkinkan organisasi / industri dalam melakukan perbaikan yang berkesinambungan (Continual Improvement) pada:
o Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
o Manajemen sumber daya
o Pengambilan keputusan yang Faktual
o Perbaikan dan peningkatan proses
o Proses yang terkait dengan pelangan
o Sistem Kepemimpinan / Leadership
o Sistem manajemen
o Sistem perbaikan yang berkesinambungan
Keuntungan menerapkan ISO 9001 bagi perusahaan :
o Hubungan antar proses menjadi jelas
o Ketersediaan data untuk semua proses penting
o Memudahkan identifikasi dan peluang untuk perbaikan/improvement
o Mendorong keputusan faktual
o Mengutamakan pencegahan dibandingkan perbaikan
o Meningkatkan kinerja karyawan dan perusahaan.
o Standar perusahaan terdokumentasi
o Bahan pelatihan bagi karyawan baru
Manfaat penerapan ISO 9001:2008 adalah :
o Media untuk Pelatihan dan Pendidikan.
o Jaminan Kualitas Produk dan Proses
o Efisiensi biaya; mengoptimalkan profit karena dukungan sistim yang efektif
o Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
o Meningkatkan image dan citra perusahaan
o Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
o Meningkatkan komunikasi internal
o Meningkatkan motivasi, moral dan kinerja karyawan
o Meningkatkan Produktivitas perusahaan
o Sebagai alat analisa kompetitor perusahaan
o Peluang pasar yang mensyaratkan adanya standart ISO 9001
Kami hadir untuk membantu perusahaan klien untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 namun terutama agar perusahaan benar-benar memperoleh manfaat dari pelaksanaan sistim manajemen mutu, maka kami memberikan pelayanan terbaik melalui bidang layanan kami, yakni:
Bidang layanan Sistim Manajemen Mutu ISO 9001:2008 kami adalah :
a. Traning dan wokshop yang meliputi materi :
o Pendahuluan Sistem manajemen mutu
o Workshop penetapan kebijakan dan sasaran
o Pengayaan dalam menganalisa proses-proses dan merancang aturan-aturan proses.
o Persyaratan ISO-9001 terkait proses inti
o Workshop penyusunan prosedur-prosedur terkait proses inti
o Persyaratan ISO-9001 terkait proses pendukung
o Workshop penyusunan prosedur-prosedur terkait proses pendukung
o Persyaratan ISO-9001 terkait proses manajemen
o Workshop penyusunan prosedur-prosedur terkait proses manajemen
o Penyusunan manual mutu
o Audit mutu internal: Merencanakan dan melakukan audit mutu internal.
o Tahap lanjut penerapan ISO-9001
b. Set up ISO 9001:2008 meliputi :
Persiapan proyek, pembentukan tim implementasi, dokumentasi (pedoman mutu, prosedur instruksi kerja, formulir dan rekaman), dan implementasi, internal audit dan manajemen revisi, pendampingan sertifikasi